Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul dari pengelola jurnal pemula adalah bagaimana caranya mendaftarkan jurnal ke Sinta. Pertanyaan itu sendiri sudah mengandung kekeliruan kecil, karena tidak ada proses pendaftaran ke Sinta. Yang ada adalah pengajuan akreditasi, dan Sinta menampilkan hasilnya.
Memahami urutan ini penting bukan hanya bagi pengelola jurnal, tapi juga bagi penulis. Kalau kamu tahu bagaimana sebuah peringkat terbentuk, kamu jadi bisa menilai sendiri seberapa kokoh status sebuah jurnal, bukan sekadar percaya pada angka yang terpampang.
Table of Contents
ToggleSinta merupakan singkatan dari Science and Technology Index, sebuah sistem informasi berbasis web yang dikelola Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Fungsinya memetakan dan menampilkan kinerja publikasi ilmiah di Indonesia, mulai dari jurnal, penulis, sampai institusi.
Portal resminya kini beralamat di domain kemdiktisaintek, mengikuti perubahan nomenklatur kementerian. Alamat lama yang memakai domain kemdikbud sudah tidak digunakan lagi, sehingga panduan yang masih mengarahkan ke sana perlu diperlakukan sebagai informasi usang.
| Menu | Isinya | Dipakai untuk |
|---|---|---|
| Journals | Daftar jurnal nasional yang sudah terakreditasi beserta peringkat dan masa berlakunya | Memverifikasi status jurnal sebelum mengirim naskah |
| Authors | Profil dosen dan peneliti beserta riwayat publikasi yang tersinkronisasi | Membangun portofolio akademik dan menelusuri rekam jejak seseorang |
| Affiliations | Data kinerja publikasi di tingkat perguruan tinggi dan lembaga | Memetakan produktivitas riset antar institusi |
Bagi penulis, menu Journals adalah yang paling sering dipakai. Bagi dosen, menu Authors punya bobot tersendiri karena profil di sana kerap dijadikan rujukan dalam berbagai keperluan administratif kampus.
Inilah proses yang menghasilkan angka peringkat di portal Sinta. Kerangkanya diatur dalam Permendiktisaintek Nomor 9 Tahun 2026 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah, yang menetapkan empat tahapan berikut.
Pengajuan akreditasi jurnal nasional dilakukan melalui portal ARJUNA. Jadi alurnya berurutan: jurnal diajukan lewat ARJUNA, dinilai, ditetapkan peringkatnya, lalu peringkat itu muncul di Sinta. Sinta berada di ujung rantai, bukan di awalnya.
Penilaian bersandar pada dua standar yang diatur terpisah. Keduanya sama-sama wajib, dan kelemahan pada salah satunya cukup untuk menahan sebuah jurnal di peringkat bawah meski sisi lainnya sudah kuat.
Perhatikan bahwa sebagian besar butir di kolom kanan menyangkut isi artikel, bukan tampilan jurnal. Artinya mutu naskah yang kamu kirim ikut menyumbang pada penilaian jurnal tempatmu terbit, bukan hanya sebaliknya.
Ketentuan lebih rinci mengenai kedua standar ini, termasuk bobot dan indikator penilaiannya, ditetapkan secara terpisah oleh Direktur Jenderal melalui petunjuk teknis. Karena petunjuk teknis inilah yang paling sering diperbarui, pengelola jurnal perlu memantau versi terbarunya, bukan bersandar pada pedoman lama.
Bayangkan nama kamu tercantum sebagai penulis di jurnal nasional terakreditasi Sinta tahun ini juga ✨
Program Pendampingan Publikasi Jurnal Sinta 1, 2, 3, dan 4 hadir untuk mewujudkannya.
Dalam 2 sampai 3 minggu, kamu sudah bisa memegang Letter of Acceptance dari jurnal terakreditasi ARJUNA. Artinya, tahun ini kamu bisa:
🎓 Menambah poin BKD dan mempercepat kenaikan Jabfung
🎓 Melengkapi syarat yudisium dan kelulusan S1 S2
🎓 Memperkuat portofolio untuk hibah riset dan IKU kampus
Dan kamu tidak berjalan sendiri. Naskahmu didampingi penuh:
| ⚡ Fast Track Proses dipercepat untuk kebutuhan LOA mendesak |
🌐 Peer Review 5 Negara Naskah ditinjau reviewer profesional lintas negara |
| 📝 Proofread dan Template Bahasa dirapikan dan format disesuaikan template jurnal |
📋 Mendeley dan Turnitin Check Sitasi dirapikan, similarity dipastikan aman |
Revisi pun cukup minor karena naskah sudah dirapikan sejak awal.
Bonus: E-Certificate dan indeksasi di EBSCO, Index Copernicus, Google Scholar, Dimensions, dan GARUDA yang membuat karyamu mudah ditemukan dan disitasi.
Semua bidang ilmu diterima. Mulai langkah publikasimu hari ini 👇
Banyak panduan yang masih beredar menyebut jenjang Sinta 1 sampai Sinta 6. Penyebutan itu mengikuti kerangka lama. Pasal 9 aturan yang berlaku sekarang menyatakan bahwa hasil akreditasi dinyatakan sebagai terakreditasi atau tidak terakreditasi, dan jurnal yang terakreditasi diberi peringkat 1 sampai peringkat 4 sesuai pemenuhan standar mutunya.
Jurnal yang tidak memenuhi standar mutu tidak lagi turun ke peringkat bawah seperti dulu, melainkan langsung berstatus tidak terakreditasi. Ini perubahan yang cukup mendasar, karena dulu peringkat 5 dan 6 berfungsi sebagai lapisan penampung bagi jurnal yang baru merintis.
Bagian ini sering terlewat, padahal justru paling berdampak langsung pada penulis yang sedang memilih jurnal tujuan.
Masa berlaku, bukan cuma peringkat. Jurnal peringkat 2 yang akreditasinya tinggal dua bulan lagi berisiko berubah status sebelum artikelmu sempat terbit. Perhatikan tanggalnya, bukan hanya angkanya.
Kesesuaian ruang lingkup. Salah satu standar penilaian menyangkut cakupan keilmuan yang sesuai dengan ruang lingkup jurnal. Mengirim naskah ke jurnal yang bidangnya berbeda jauh biasanya berujung penolakan di tahap awal.
Konsistensi antara portal dan laman jurnal. Kalau status yang tertulis di situs jurnal berbeda dengan yang tampil di portal resmi, jadikan portal resmi sebagai acuan dan tanyakan selisihnya ke pengelola.
Kalau kamu ingin memahami posisi Sinta di antara basis data lain, termasuk kenapa keterdaftaran di satu pengindeks tidak selalu setara dengan yang lain, pembahasannya ada di halaman utama tentang indeksasi dan reputasi jurnal.
Sinta bukan tempat mendaftar, melainkan etalase yang menampilkan hasil akreditasi yang dijalankan lewat ARJUNA. Peringkatnya kini berhenti di angka 4, berlaku lima tahun, dan bisa berubah lewat pemantauan yang berjalan terus-menerus.
Bagi penulis, konsekuensi praktisnya cukup ringkas. Perlakukan peringkat sebagai informasi bertanggal, bukan label permanen. Cek masa berlakunya, cocokkan ruang lingkupnya, dan lakukan itu tepat sebelum kamu menekan tombol kirim.