Anggapan yang paling sering ditemui adalah bahwa jurnal internasional berarti jurnal berbahasa Inggris. Anggapan ini keliru di dua arah sekaligus. Ada jurnal berbahasa Inggris yang tidak memenuhi kriteria internasional, dan bahasa Inggris sendiri hanya satu dari beberapa bahasa yang diakui.
Perbedaan antara jurnal nasional dan internasional di Indonesia bukan soal kesan, melainkan soal kriteria yang tertulis dalam aturan. Halaman ini menguraikan kriteria tersebut sekaligus cara memeriksanya sendiri sebelum kamu mengirim naskah.
Table of Contents
TogglePembicaraan sehari-hari cenderung menyederhanakan menjadi nasional lawan internasional. Dalam praktik penilaian, klasifikasinya lebih berlapis.
| Kelas Jurnal | Penanda Utamanya |
|---|---|
| Jurnal nasional | Terbit di Indonesia, dikelola secara profesional, memiliki dewan editor sesuai bidang, tetapi belum memperoleh akreditasi |
| Jurnal nasional terakreditasi | Sudah melalui proses akreditasi dan memperoleh peringkat 1 sampai 4 dengan masa berlaku lima tahun |
| Jurnal internasional | Memenuhi kriteria keinternasionalan seperti bahasa, keberagaman dewan editor, dan asal penulis lintas negara |
| Jurnal internasional bereputasi | Memenuhi kriteria jurnal internasional, ditambah keterindeksan di basis data bereputasi beserta ambang metrik tertentu |
Loncatan yang paling menentukan berada di antara dua baris terakhir. Banyak penulis mengira begitu artikelnya terbit di jurnal luar negeri maka otomatis masuk kategori bereputasi, padahal ada seperangkat kriteria yang harus dipenuhi lebih dulu.
Berikut kriteria yang dipakai dalam penilaian publikasi untuk keperluan karier akademik dosen. Perhatikan bahwa tidak satupun di antaranya menyebut lokasi penerbit.
Perhatikan bahwa keenam kriteria di atas bisa kamu periksa sendiri hanya dengan membuka laman jurnalnya. Tidak ada satupun yang membutuhkan akses berbayar atau pengetahuan khusus, hanya kesediaan meluangkan waktu sebelum memutuskan.
Program pendampingan publikasi jurnal ilmiah resmi terakreditasi SINTA 1, 2, 3, dan 4. Naskah ditangani mulai dari perapian bahasa sampai terbit.
Yang Anda dapatkan:
Cocok untuk persyaratan BKD, jabfung, kepangkatan, sidang yudisium, kelulusan S1 dan S2, pendaftaran S2 dan S3, serta luaran hibah penelitian.
Berbagai rumpun ilmu diterima. Pelayanan fast respon.
Untuk masuk kategori jurnal internasional bereputasi, seluruh kriteria di atas harus terpenuhi, ditambah keterindeksan di basis data internasional bereputasi seperti Scopus atau Web of Science, beserta ambang metrik tertentu berupa kuartil dengan nilai SJR atau Impact Factor minimum.
Ada dua hal yang perlu dicatat baik-baik di sini. Pertama, jurnal yang statusnya dibatalkan atau cakupannya dihentikan di basis data tersebut dikecualikan, sehingga status terindeks perlu diperiksa pada saat artikel terbit maupun saat dinilai. Kedua, ambang metriknya berbeda-beda tergantung jenjang jabatan akademik yang dituju.
Ada kategori jurnal yang paling sering menjebak penulis pemula: terbitan lokal yang berbahasa Inggris, memakai nama berawalan International, dan mencantumkan beberapa nama asing di dewan editornya, namun seluruh artikel dalam satu nomor ditulis penulis dari satu negara yang sama.
Jurnal semacam ini secara tampilan memenuhi kesan internasional, tetapi tidak memenuhi kriteria keberagaman yang diatur. Kalau tujuanmu adalah memenuhi syarat administratif, artikel yang terbit di sana berisiko tidak dihitung sesuai harapanmu.
Cara memeriksanya sederhana dan cuma butuh beberapa menit: buka satu nomor terbitan terbaru, lalu lihat afiliasi seluruh penulisnya.
Seluruh pemeriksaan berikut bisa dilakukan tanpa akses khusus. Urutannya disusun dari yang paling sulit dimanipulasi pengelola jurnal.
Kalau hasil pemeriksaanmu menunjukkan ketidaksesuaian, itu belum tentu berarti jurnalnya bermasalah. Bisa saja jurnal tersebut memang melayani pembaca dalam negeri dan tidak pernah mengklaim sebagai jurnal internasional. Yang bermasalah adalah ketika klaimnya tidak sesuai kenyataannya.
Untuk memahami bagaimana sistem indeksasi bekerja di balik semua klasifikasi ini, kamu bisa membaca uraian tentang indeksasi dan reputasi jurnal yang menjelaskan kerangka besarnya.
Yang membedakan jurnal nasional dan internasional bukan bahasa pengantarnya semata, melainkan seperangkat kriteria terukur yang menyangkut sebaran negara dewan editor, asal penulis dalam satu terbitan, keterlacakan pengelola, dan konsistensi penerbitan.
Kabar baiknya, hampir seluruh kriteria itu bisa kamu periksa sendiri hanya dengan membuka satu nomor terbitan terbaru dan halaman dewan editornya. Sepuluh menit yang dipakai untuk memeriksa jauh lebih murah daripada mengetahui ketidaksesuaiannya setelah artikelmu terbit.