Pendidikan adalah rumpun paling padat di Sinta 3, dan itu jadi berkah sekaligus tantangan tersendiri: pilihannya banyak, tapi menemukan yang benar-benar cocok dengan naskah PTK atau riset pembelajaran Anda butuh sedikit usaha lebih. Berikut 15 jurnal pendidikan Sinta 3 yang sudah kami verifikasi, langsung ke daftarnya, baru kita bahas cara memilihnya.
Table of Contents
Toggle| Nama Jurnal | Institusi/Penerbit | Profil Resmi di Sinta |
|---|---|---|
| Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan | Universitas Kristen Satya Wacana | Cek di Sinta |
| Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika | Institut Pendidikan Indonesia | Cek di Sinta |
| Jurnal Basicedu | Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai | Cek di Sinta |
| Jurnal Pendidikan Karakter | Universitas Negeri Yogyakarta | Cek di Sinta |
| Jurnal Cakrawala Pendas | Universitas Majalengka | Cek di Sinta |
| Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan | Universitas Negeri Yogyakarta | Cek di Sinta |
| Jurnal Penelitian Pendidikan | Universitas Pendidikan Indonesia | Cek di Sinta |
| Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan | Universitas Pendidikan Ganesha | Cek di Sinta |
| Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam | UIN Raden Intan Lampung | Cek di Sinta |
| Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika | Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai | Cek di Sinta |
| Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah | Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari | Cek di Sinta |
| Pedagogia: Jurnal Pendidikan | Universitas Muhammadiyah Sidoarjo | Cek di Sinta |
| Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains & Matematika | IAIN Palangkaraya | Cek di Sinta |
| Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan | Universitas Muria Kudus | Cek di Sinta |
| Kalamatika: Jurnal Pendidikan Matematika | Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka | Cek di Sinta |
Perhatikan bahwa sebagian besar nama di atas fokus pada sub-bidang spesifik, mulai dari pendidikan matematika, pendidikan dasar, sampai teknologi pembelajaran. Ini bukan kebetulan; jurnal pendidikan di level Sinta 3 cenderung sudah menemukan ceruknya masing-masing, berbeda dari jurnal pendidikan umum yang lebih generalis di level bawahnya.
Naskah Anda didampingi melewati proses peer review di jurnal ilmiah resmi terakreditasi SINTA 3. Mencakup proofreading, cek Turnitin, penyesuaian template, dan review sesuai standar nasional akademik.
LoA resmi, DOI aktif, korespondensi tersedia by OJS, dengan tracking progress di setiap tahap.
Cocok untuk persyaratan BKD, jabfung, kepangkatan, sidang yudisium, serta kelulusan magister dan doktor. Berbagai rumpun ilmu.
Dengan skor ARJUNA 60-69, jurnal pendidikan Sinta 3 memberi 20 poin KUM, jumlah yang cukup signifikan untuk kenaikan jabatan fungsional tapi masih realistis ditembus oleh naskah PTK yang solid maupun riset pengembangan model pembelajaran. Bandingkan dengan Sinta 2 yang menuntut kebaruan teoretis lebih tinggi; di Sinta 3, riset terapan berbasis kelas atau sekolah masih punya ruang besar. Untuk peta lengkap semua level dan bidang, lihat daftar jurnal Sinta 3 semua bidang ilmu.
Jurnal-jurnal di atas paling ramah pada tiga jenis naskah: penelitian tindakan kelas dengan siklus yang jelas dan data pre-post yang terukur, pengembangan media atau model pembelajaran dengan uji validasi ahli, serta evaluasi kebijakan pendidikan berskala sekolah atau daerah. Naskah teoretis murni tanpa data lapangan cenderung lebih sulit diterima di level ini karena reviewer Sinta 3 pendidikan umumnya menilai kontribusi praktis sama pentingnya dengan kebaruan konseptual.
Unduh template masing-masing jurnal dan perhatikan detail kecil seperti format sitasi APA edisi berapa yang mereka pakai, karena ini sering jadi alasan revisi berulang yang sebenarnya bisa dihindari. Jurnal pendidikan Sinta 3 rata-rata terbit 2-3 kali setahun dengan estimasi review 2-5 bulan, salah satu yang tergolong cepat dibanding rumpun ilmu sosial lain. Manfaatkan itu kalau Anda mengejar tenggat tertentu, tapi tetap sisakan waktu untuk revisi.
Jangan kirim naskah PTK dengan siklus tunggal tanpa perbandingan kondisi awal yang jelas; reviewer akan mempertanyakan validitas kesimpulannya. Hindari juga mengirim naskah yang sama persis formatnya ke banyak jurnal sekaligus tanpa menyesuaikan gaya sitasi dan struktur masing-masing, karena ini justru memperlambat proses screening awal.
Kesalahan lain yang sering luput dari perhatian adalah abstrak yang terlalu umum, hanya menyebutkan “penelitian ini membahas pembelajaran” tanpa menegaskan metode, subjek, dan temuan utama secara ringkas. Reviewer jurnal pendidikan biasanya menyaring naskah dari abstrak terlebih dulu, sehingga abstrak yang lemah bisa membuat naskah berkualitas baik pun gagal lolos tahap screening awal. Luangkan waktu ekstra menulis ulang abstrak setelah draf lengkap selesai, bukan menulisnya di awal lalu dibiarkan begitu saja.
Sebelum mengirim, ada baiknya naskah dibaca oleh rekan sejawat yang tidak terlibat penelitian untuk menguji apakah alur argumennya mudah diikuti orang luar. Banyak naskah pendidikan yang secara substansi bagus tapi tertolak karena penyajian datanya membingungkan, misalnya tabel hasil belajar yang tidak disertai penjelasan naratif yang memadai. Investasi waktu di tahap self-review semacam ini sering kali lebih efektif daripada terburu-buru submit dan berakhir dengan revisi besar dari editor.
Dengan 15 pilihan yang sudah terverifikasi, langkah Anda selanjutnya tinggal mencocokkan sub-bidang naskah dengan jurnal yang paling relevan, memeriksa template resminya, dan memperhatikan siklus PTK atau desain riset yang diminta. Level Sinta 3 pendidikan adalah salah satu jenjang paling ramah untuk membangun rekam jejak publikasi sebelum naik ke level yang lebih tinggi.