77 Daftar Jurnal Indonesia Terindeks Scopus (Terbaru 2026)

Mencari jurnal Indonesia terindeks Scopus yang tepat untuk naskahmu? Artikel ini merangkum daftar jurnal Indonesia dengan peringkat SJR tertinggi berdasarkan data SCImago (basis data Scopus), lengkap dengan cara memverifikasi status indeksasinya secara mandiri, supaya kamu tidak salah target atau terjebak jurnal yang klaimnya tidak bisa dibuktikan.

Apa Itu Jurnal Indonesia Terindeks Scopus

Jurnal Indonesia terindeks Scopus adalah jurnal yang diterbitkan oleh institusi atau penerbit di Indonesia dan telah lolos evaluasi Scopus, basis data sitasi dan literatur ilmiah yang dikelola Elsevier. Begitu jurnal masuk daftar ini, setiap artikel yang terbit di dalamnya otomatis tercatat dan bisa dilacak lewat sistem sitasi internasional. Untuk gambaran lebih menyeluruh soal proses publikasi di jurnal semacam ini, kamu bisa baca panduan publikasi jurnal Scopus Q1-Q4 yang membahas syarat, biaya, dan tahapannya secara lengkap.

77 Daftar Jurnal Indonesia Terindeks Scopus (Terbaru 2026)

Berikut 77 jurnal Indonesia dengan skor SJR tertinggi per data SCImago, diambil dari data resmi Agustus 2026. Perlu dicatat, peringkat atas didominasi jurnal di rumpun hukum Islam dan syariah, karena kategori tersebut relatif lebih kecil di Scopus sehingga persaingan sitasinya juga berbeda dibanding rumpun ilmu besar seperti teknik atau kedokteran. Semakin ke bawah daftar, mulai muncul variasi bidang lain seperti sains, pendidikan, kesehatan, dan teknik.

1
Ijtihad: Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan
Q1
SJR 1.515
H-Index 17
2
Indonesian Journal of Science and Technology
Q1
SJR 1.280
H-Index 39
3
El-Mashlahah
Q1
SJR 1.198
H-Index 16
4
ASEAN Journal of Science and Engineering
Q1
SJR 1.172
H-Index 21
5
Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam
Q1
SJR 1.088
H-Index 15
6
Juris: Jurnal Ilmiah Syariah
Q1
SJR 0.999
H-Index 16
7
Al-Ahkam
Q1
SJR 0.946
H-Index 12
8
ASEAN Journal for Science and Engineering in Materials
Q1
SJR 0.941
H-Index 13
9
Journal of Islamic Law
Q1
SJR 0.914
H-Index 13
10
Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah
Q1
SJR 0.896
H-Index 16
11
De Jure: Jurnal Hukum dan Syar’iah
Q1
SJR 0.853
H-Index 13
12
El-Usrah
Q1
SJR 0.830
H-Index 13
13
Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi
Q1
SJR 0.830
H-Index 14
14
Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial
Q1
SJR 0.795
H-Index 15
15
Samarah
Q1
SJR 0.758
H-Index 18
16
Forum Geografi
Q1
SJR 0.757
H-Index 9
17
MILRev: Metro Islamic Law Review
Q1
SJR 0.698
H-Index 9
18
Al-Risalah: Forum Kajian Hukum dan Sosial Kemasyarakatan
Q1
SJR 0.683
H-Index 11
19
Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran
Q1
SJR 0.634
H-Index 10
20
Al-‘Adalah
Q1
SJR 0.606
H-Index 7
21
Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam
Q1
SJR 0.604
H-Index 12
22
Legality: Jurnal Ilmiah Hukum
Q1
SJR 0.576
H-Index 13
23
Narra X
Q1
SJR 0.576
H-Index 7
24
Belitung Nursing Journal
Q2
SJR 0.576
H-Index 16
25
Forest and Society
Q1
SJR 0.571
H-Index 25
26
Al-Jami’ah
Q1
SJR 0.561
H-Index 19
27
Jurnal Media Hukum
Q1
SJR 0.540
H-Index 9
28
Journal of Human Rights, Culture and Legal System
Q1
SJR 0.519
H-Index 17
29
Jurnal Studi Ilmu-ilmu al-Qur’an dan Hadis
Q1
SJR 0.487
H-Index 7
30
Infinity Journal
Q2
SJR 0.487
H-Index 15
31
Electronic Journal of Graph Theory and Applications
Q2
SJR 0.478
H-Index 13
32
Jurnal Konstitusi
Q1
SJR 0.467
H-Index 9
33
Studia Islamika
Q1
SJR 0.467
H-Index 17
34
Journal of Indonesian Legal Studies
Q1
SJR 0.464
H-Index 16
35
Ulumuna
Q1
SJR 0.462
H-Index 10
36
International Journal of Renewable Energy Development
Q2
SJR 0.461
H-Index 32
37
Hasanuddin Law Review
Q1
SJR 0.455
H-Index 11
38
Jambura Law Review
Q2
SJR 0.454
H-Index 10
39
Psikohumaniora
Q3
SJR 0.452
H-Index 8
40
International Journal of Robotics and Control Systems
Q2
SJR 0.450
H-Index 21
41
ASEAN Journal of Educational Research and Technology
Q2
SJR 0.447
H-Index 13
42
Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies
Q1
SJR 0.444
H-Index 18
43
Sains Tanah
Q2
SJR 0.434
H-Index 12
44
Journal of Robotics and Control (JRC)
Q2
SJR 0.432
H-Index 32
45
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam
Q1
SJR 0.424
H-Index 13
46
Brawijaya Law Journal
Q2
SJR 0.424
H-Index 4
47
Jurnal Ilmiah Peuradeun
Q1
SJR 0.421
H-Index 14
48
Justicia Islamica
Q1
SJR 0.415
H-Index 6
49
Gadjah Mada International Journal of Business
Q2
SJR 0.413
H-Index 20
50
Jurnal Pendidikan Islam
Q1
SJR 0.409
H-Index 11
51
Journal on Mathematics Education
Q2
SJR 0.407
H-Index 36
52
Law Reform: Jurnal Pembaharuan Hukum
Q2
SJR 0.404
H-Index 10
53
Qudus International Journal of Islamic Studies
Q1
SJR 0.401
H-Index 16
54
Jambe Law Journal
Q2
SJR 0.401
H-Index 6
55
Jurnal Ilmiah Islam Futura
Q1
SJR 0.386
H-Index 10
56
Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence
Q2
SJR 0.383
H-Index 10
57
Operations and Supply Chain Management
Q2
SJR 0.383
H-Index 25
58
Al-Ahwal
Q1
SJR 0.382
H-Index 8
59
Interiority
Q1
SJR 0.382
H-Index 10
60
International Journal of Technology
Q2
SJR 0.380
H-Index 32
61
Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam
Q1
SJR 0.376
H-Index 5
62
Bestuur
Q2
SJR 0.369
H-Index 15
63
Journal of Islamic Monetary Economics and Finance
Q2
SJR 0.360
H-Index 18
64
Lex Scientia Law Review
Q2
SJR 0.353
H-Index 12
65
Asian Journal of Ethnobiology
Q2
SJR 0.352
H-Index 9
66
Automotive Experiences
Q2
SJR 0.351
H-Index 17
67
Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan
Q2
SJR 0.351
H-Index 7
68
Constitutional Review
Q2
SJR 0.350
H-Index 11
69
Yustisia
Q2
SJR 0.348
H-Index 4
70
Atom Indonesia
Q2
SJR 0.346
H-Index 15
71
Jurnal Sylva Lestari
Q2
SJR 0.346
H-Index 10
72
Petita: Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan Syariah
Q1
SJR 0.340
H-Index 9
73
Biodiversitas
Q3
SJR 0.338
H-Index 39
74
Bulletin of Chemical Reaction Engineering and Catalysis
Q3
SJR 0.333
H-Index 32
75
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia
Q3
SJR 0.333
H-Index 33
76
Agraris
Q2
SJR 0.332
H-Index 10
77
Journal of Indonesian Islam
Q1
SJR 0.329
H-Index 18

Sumber: SCImago Journal Rank, basis data Scopus, per Agustus 2026. Tercatat total 315 jurnal dan sumber ilmiah asal Indonesia di seluruh rumpun ilmu. Peringkat bisa berubah seiring evaluasi berkala Scopus, jadi selalu cek data terkini lewat tautan sumber sebelum menentukan target.

Cara Mengecek Status Jurnal Terindeks Scopus Secara Mandiri

Jangan pernah percaya klaim “terindeks Scopus” di website jurnal begitu saja. Banyak jurnal predator mencantumkan logo Scopus padahal tidak terdaftar di sistem manapun. Berikut tiga cara memverifikasi status jurnal secara langsung:

1
Cek Lewat SCImago Journal Rank
Buka scimagojr.com, ketik nama jurnal atau ISSN di kolom pencarian, lalu lihat status dan detail rank-nya. Data di sini diperbarui berkala mengikuti update Scopus.
2
Cek Lewat Scopus Sources Resmi
Buka scopus.com, klik menu “Sources”, masukkan judul jurnal di kolom pencarian. Kalau jurnal ditemukan, periksa juga rentang tahun cakupan (coverage years) untuk memastikan jurnal masih aktif terindeks, bukan sudah discontinued.
3
Cek Lewat Korelasi Sinta S1
Jurnal nasional dengan skor Sinta S1 di sinta.kemdiktisaintek.go.id umumnya juga terindeks Scopus atau basis data internasional bereputasi lain, karena itu memang jadi salah satu syarat kategori S1. Ini bisa jadi langkah awal, tapi tetap verifikasi langsung ke Scopus untuk kepastian.
Pendampingan Publikasi Jurnal Scopus Q1, Q2, Q3, dan Q4

Pendampingan penyiapan naskah untuk jurnal internasional terindeks Scopus, mulai dari perapian bahasa Inggris akademik sampai proses submit melalui OJS.

Cocok untuk kebutuhan:

  • BKD dan jabfung
  • Kepangkatan
  • Akreditasi perguruan tinggi
  • Luaran hibah penelitian dan IKU kampus
  • Persyaratan pendaftaran S3

Yang kamu dapatkan:

  • Proofreading bahasa Inggris akademik
  • Penyesuaian template dan gaya sitasi jurnal tujuan
  • Cek Turnitin dan perapian daftar pustaka dengan Mendeley
  • Proses peer review dengan reviewer lintas negara
  • Corresponding author tetap aktif, korespondensi tersedia by OJS
  • LoA resmi, DOI aktif, open access
  • E-Certificate

Daftar Pendampingan Publikasi Sekarang

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menargetkan Jurnal Ini

Menemukan jurnal yang terindeks Scopus baru langkah pertama. Sebelum benar-benar menargetkan naskahmu ke sana, ada beberapa hal yang perlu dicek lebih dulu:

1
Status Aktif, Bukan Discontinued
Sebagian jurnal yang pernah terindeks Scopus bisa dikeluarkan (discontinued) kalau tidak lagi memenuhi standar evaluasi. Selalu cek status terkini, jangan mengandalkan informasi lama.
2
Kesesuaian Scope dengan Naskahmu
Quartile tinggi tidak banyak membantu kalau topik naskahmu tidak sesuai focus and scope jurnal. Ketidaksesuaian scope tetap jadi alasan penolakan paling umum di level manapun.
3
Kebijakan APC dan Waktu Review
Cek apakah jurnal memungut Article Processing Charge, dan bagaimana rekam jejak kecepatan proses review-nya, sebelum memutuskan menargetkan jurnal tersebut.

PERHATIAN!! Daftar Ini Bisa Berubah

Status indeksasi Scopus bukan sesuatu yang permanen. Scopus melakukan evaluasi berkala terhadap seluruh jurnal yang terdaftar, dan jurnal yang tidak lagi memenuhi standar kualitas editorial, konsistensi terbit, atau dampak sitasi bisa kehilangan status indeksasinya (discontinued). Sebaliknya, jurnal baru yang memenuhi kriteria terus ditambahkan tiap tahun.

Karena itu, daftar “jurnal terindeks Scopus” yang kamu temukan di artikel manapun, termasuk artikel ini, sebaiknya diperlakukan sebagai potret di satu titik waktu, bukan daftar yang berlaku selamanya. Kebiasaan baik yang perlu dibangun adalah selalu memverifikasi ulang status jurnal tepat sebelum submit, bukan mengandalkan daftar yang kamu simpan beberapa bulan sebelumnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah semua jurnal Indonesia terindeks Scopus otomatis berkualitas tinggi?
Tidak selalu sama rata. Ada rentang kualitas dari Q1 sampai Q4, dan bahkan jurnal Q4 tetap sah selama benar-benar terindeks, hanya saja pengaruh sitasinya relatif lebih rendah dibanding Q1-Q3 di bidang yang sama.
Apakah jurnal Sinta S1 pasti sama dengan jurnal terindeks Scopus?
Umumnya berkorelasi kuat karena itu memang salah satu kriteria kategori S1, tapi tetap disarankan verifikasi langsung ke Scopus untuk kepastian, karena definisi dan pembaruan data antar sistem bisa tidak selalu sinkron.
Berapa lama proses submit sampai terbit di jurnal-jurnal ini?
Bervariasi tergantung jurnal, mulai dari beberapa bulan sampai lebih dari setahun, tergantung antrean, kompleksitas peer review, dan kecepatan revisi penulis.

Kesimpulan

Daftar jurnal Indonesia terindeks Scopus di atas bisa jadi titik awal, tapi keputusan akhir tetap perlu didasarkan pada verifikasi mandiri dan kesesuaian scope dengan naskahmu. Kalau kamu ingin memahami gambaran menyeluruh soal proses, syarat, dan biaya publikasi Scopus, panduan lengkapnya ada di publikasi jurnal Scopus Q1-Q4.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like

CV INTERNATIONAL JOURNAL LABS Partner yang siap melayani setiap saat untuk mensukseskan karir anda.