Cara menulis artikel jurnal ilmiah yang baik dan benar intinya adalah mengerjakannya bagian demi bagian sesuai urutan yang logis, bukan menulis dari judul sampai kesimpulan secara berurutan seperti esai biasa. Halaman ini merangkum alur lengkapnya, dari memahami struktur sampai tahap akhir sebelum submit, sekaligus jadi peta menuju pembahasan detail tiap bagian.
Table of Contents
ToggleUrutan berikut bukan urutan tampil di naskah, tapi urutan yang lebih realistis untuk dikerjakan, karena beberapa bagian seperti abstrak justru lebih mudah ditulis setelah bagian lain selesai.
Naskah jurnal memang tampil dengan urutan Abstrak, Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, Metode, Hasil, Pembahasan, lalu Daftar Pustaka. Tapi urutan menulis yang paling efisien sering terbalik: mulai dari bagian yang paling faktual (Metode dan Hasil), baru bagian yang menuntut argumentasi (Pendahuluan dan Pembahasan), dan Abstrak ditulis paling akhir karena perannya merangkum keseluruhan naskah yang sudah jadi.
Program pendampingan publikasi jurnal ilmiah resmi terakreditasi SINTA 1, 2, 3, dan 4. Naskah ditangani mulai dari perapian bahasa sampai terbit.
Yang Anda dapatkan:
Cocok untuk persyaratan BKD, jabfung, kepangkatan, sidang yudisium, kelulusan S1 dan S2, pendaftaran S2 dan S3, serta luaran hibah penelitian.
Berbagai rumpun ilmu diterima. Pelayanan fast respon.
Tidak ada patokan baku, tapi menulis artikel jurnal dari nol sampai siap submit umumnya butuh beberapa minggu sampai beberapa bulan tergantung kompleksitas penelitian dan seberapa konsisten waktu yang kamu alokasikan. Yang membedakan penulis yang selesai tepat waktu dengan yang terus tertunda biasanya bukan kecepatan menulis, tapi konsistensi mengerjakan sedikit demi sedikit dibanding menunggu waktu luang besar yang jarang datang.
Naskah siap submit kalau seluruh bagian IMRAD sudah lengkap dan saling konsisten satu sama lain, format sudah menyesuaikan template jurnal tujuan, similarity sudah dicek dan berada di kisaran wajar, dan kamu sudah membaca ulang keseluruhan naskah minimal sekali dari sudut pandang pembaca baru, bukan sebagai penulisnya sendiri.
Menulis artikel jurnal ilmiah dari nol jadi jauh lebih terkelola kalau kamu mengikuti urutan pengerjaan yang realistis, bukan urutan tampil di naskah. Gunakan roadmap di atas sebagai pegangan, lalu dalami tiap tahap lewat panduan spesifik yang sudah kami siapkan.